SELAMAT DATANG DI TOKO ACCU KAMI

Kami menjual beragam jenis aki, baik untuk aki mobil & sepeda motor maupun aki untuk mesin-mesin lain seperti forklift, generator, kapal, excavator, traktor, dll. Silahkan hubungi kami atau datang langsung ke toko kami di jalan Kutei No. 33 B Surabaya dan di Jl. K.H. Hasyim Asyari No. 17 Krempyangan Pasuruan. Kami akan berikan harga termurah untuk Anda.

Minggu, 17 Maret 2013

Mobil "Plug-in": Volt dan Prius Geser Leaf

Mumbai, KompasOtomotif - General Motors (GM) dan Toyota berhasil menggeser Nissan dalam persaingan mobil ramah lingkungan, khususnya untuk sistem "colok" (plug-in) untuk mengisi ulang baterai. Mobil colok dari ketiga merek tersebut adalah, Chevrolet Volt (mobil listrik range extender), Prius (hibrida murni) dan Leaf, mobil listrik murni. Kendati ketiga mobil berbeda, namun baterainya bisa diisi ulang langsung  dari listrik di rumah. Ketiganya sudah dipasarkan di Amerika Serikat, Eropa dan Jepang sejak 2011.

Bloomberg New Energy Finance (12/3/2013) melansir, penjualan Chevrolet Volt pada tahun lalu naik tiga kali lipat menjadi 30.090 unit dari tahun sebelumnya. Dengan ini, Volt menjadi mobil "colok" terlaris, diikuti Prius - pada tahun perdananya berhasil menjual 27.181 unit - dan Nissan Leaf yang dipasarkan duluan, 24.435 unit.

Total penjualan mobil listrik murni dan hibrida plug-in sepanjang tahun lalu meningkat dua kali lipat dari 2011. Pada 2013 ini, diprediksi naik 89 persen dari 2012 menjadi 225.000 unit.  

Carlos Ghosn, Chief Executive Officer Nissan pernah memprediksi pasar mobil listrik mencapai 10 persen dari penjualan global pada 2020. Nyatanya, sampai saat ini Nissan masih harus berjuang mati-matian merayu konsumen untuk membeli Leaf. Penjualannya baru setengah dari target. 

"Penjualan yang tidak mencapai target menyebabkan produsen kecewa, khususnya perusahaan pemasok baterai," jelas Ali Izadi-Najafabadi, analis di Bloomberg New Energy Finance.

Reaksi
Kegagalan Leaf, membuat Nissan segera membuat strategi baru. Caranya, menunjuk Toshiyuki Shiga, Chief Operating Officer (COO) Nissan sebagai penyelia langsung bisnis mobil listrik mulai 1 April 2013. Shiga yang pernah memimpin Nissan Indonesia ini, mengambil tongkat kepemimpinan dari Hideaki Watanabe, sebelumnya menjabat sebagai Vice President Corporate Electronic Vehicle Division Nissan.

Penjualan Leaf di AS hanya 20.000 unit, tidak sampai setengah dari target Nissan. Carlos Ghosn mengaku, penurunan permintaan kendaraan bebas emisi jauh lebih besar dari yang diprediksi. "COO Shiga kini akan mengambil tanggung jawab penuh untuk mengenjot penjualan kendaraan bebas emisi ini," jelas Chris Keeffe, juru bicara Nissan.

Sebelumnya, Nissan sudah menurunkan harga (versih lebih murah). Upaya tersebut, belum menunjukkan hasil, masih jauh dari target. 



aki murah, battery murah



Sumber : KOMPAS

0 komentar:

Posting Komentar