Modozukuri
Untuk menjelaskan, rencana Datsun tersebut, Vincent Cobee yang didampingi Kintaro Izumida, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia (NMI), mengundang tiga media secara eksklusif Rabu lalu, yaitu KompasOtomotif, Tabloid Otomotif dan Bisnis Indonesia di hotel Mulia, Senayan, Jakarta. Dari pertemuan ini, Cobee, menjelaskan, dari ketiga negara yang dijadikan awal kebangkitan Datsun, masyarakat Indonesia yang paling mengenal merek Datsun.Dicontohkan, kendati kondisi lalu lintas India dan Indonesia hampir sama, macet, namun kebutuhan konsumen terhadap kendaraan berbeda. “Di Indonesia, konsumen tidak hanya butuh kendaraan untuk keluarga, bapak, ibu dan anak, juga kakek dan nenek bahkan pembantu. Di India, orang yang berpendidikan tinggi dan berkeluarga, hanya punya satu atau dua anak. Mereka tidak mengajak kakek dan nenek, juga pembantu,” cerita Cobee.
Dijelaskan pula, di Indonesia, mobil masih bisa dikebut. Sementara di India hanya 20 kpj. Sementara di Russia, perbedaan yang sangat ekstrem adalah suhu.“Saat ini minus 20 derajat celcius, sementara Indonesia 30 derajat celcius. Kita membuat sesuai dengan kondisi geografis dan tuntutan konsumen. Karena itu, produk yang dijual di ketiga negara tersebut berbeda. (Bersambung)



0 komentar:
Posting Komentar