SELAMAT DATANG DI TOKO ACCU KAMI

Kami menjual beragam jenis aki, baik untuk aki mobil & sepeda motor maupun aki untuk mesin-mesin lain seperti forklift, generator, kapal, excavator, traktor, dll. Silahkan hubungi kami atau datang langsung ke toko kami di jalan Kutei No. 33 B Surabaya dan di Jl. K.H. Hasyim Asyari No. 17 Krempyangan Pasuruan. Kami akan berikan harga termurah untuk Anda.

Selasa, 12 Februari 2013

Mazda CX-5 Sekali Isi Sampai Mati 1.112,3 Km (2-Habis)

Badung, KompasOtomotif – Dalam tantangan yang diberikan PT Mazda Motor Indonesia (MMI) untuk menguji efisiensi dan kenyamanan Mazda CX-5 dengan teknologi SKYACTIV-nya, KompasOtomotif mendapat pelajaran, dan mungkin penting untuk pembaca. Ketika indikator sisa bahan bakar sudah habis sekalipun, kendaraan bisa dipacu hingga berpuluh-puluh kilometer.

Jadi, sebenarnya tak perlu risau. Mengemudi efisien dalam perjalanan sehari-hari dengan kondisi seperti itu, kendaraan dipastikan bisa mencapai pom bensin terdekat. Namun karena ini adalah tantangan mengemudi sampai bensin habis, sebisa mungkin sisa bahan bakar cadangan di tangki dipakai sejauh mungkin.

KompasOtomotif sempat galau ketika MID Mazda CX-5 menunjukkan jarak tempuh yang bisa dicapai tak tersisa lagi alias muncul angka nol. Tanda ini dibarengi Indikator sisa bahan bakar pada cluster meter tak tersisa satu bar pun (digital). Peringatan tersebut muncul saat kendaraan melaju di pusat kota Situbondo, Jawa Timur, dengan jarak tersisa hingga Ketapang sekitar 83-an km.

Tapi pada kenyataannya, Ketapang bisa dicapai. Itu tandanya perjalanan bakal dilanjut sampai Bali dan jarak tempuh akan lebih panjang lagi meski MID ”bilang” nol. Setelah menyeberang menggunakan kapal ferry, mobil masih bisa melaju 47 km lagi hingga akhirnya mesin mati. Jadi total jarak mulai nol hingga mati adalah sekitar 130-an km! Cukup untuk melaju dari Jakarta hingga Bandung.

Jalan Normal, Tetap Irit

Setelah mesin mati, kembali diisi bensin, dan semua MID disetel ulang dari awal, KompasOtomotif coba menerapkan cara berkendara yang bertolak belakang. Dengan jarak lebih dari 130 km menuju Denpasar dari titik akhir mobil berhenti, kesempatan ”bejek” gas sangat terbuka. Di sini kondisi riil diuji, tanpa memikirkan lagi cara berkendara efisien.

Tancap gas di jalan naik-turun, sering mendahului, sampai memasuki kota Denpasar yang cukup padat. Di sini KompasOtomotif berusaha mengemudi senormal mungkin, bahkan cenderung agresif. Sesampai di Denpasar, perbandingan konsumsi bahan rata-rata di MID menunjukkan angka 8 km/ 100L. Artinya, mobil ini masih bisa tembus 1:12,5 (rute kombinasi).

Ingat, Mazda CX-5 adalah SUV dengan bobot lebih dari 1,5 ton (meski sudah dikurangi bobotnya dengan teknologi bodi dan sasis SKYACTIV). Dengan bobot itu dan mesin 2.000cc, anggapan SUV adalah kendaraan boros bahan bakar pun terpatahkan. (habis)



aki murah, battery murah



Sumber : DETIK

0 komentar:

Posting Komentar