Delhi, KompasOtomotif - Renault SA berhasil menemukan tambang emas baru dari kalangan menengah yang terus tumbuh di India melalui Duster. Penjualan SUV cukup menjanjikan sejak dipasarkan Juli 2012 karena hanrganya terjangkau. Rencanakan, Duster bukan hanya untuk India, juga dikabarkan diekspor ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Dalam enam bulan pertama, Duster terjual 23.731 unit. Padahal pada tahun sebelumnya, penjualan seluruh model Renault hanya 3.964 unit. Duster mampu mewujudkan impian konsumen untuk memiliki SUV Eropa, selama ini hanya bisa dinikmati kalangan atas.
Untuk itu, Renault berambisi menjadikan India masuk dalam 10 negara utama penjualannya tahun ini, sekaligus sebagai jalan keluar untuk mengurangi terjadinya penuruan penjualan di Eropa. "Duster ternyata menimbulkan harapan kecil baru bagi Renault. Jenis SUV tumbuh pesat, sementara VW belum mendapat saingan," komentar Deepesh Rathore, Managing Director IHS Automotive di New Delhi yang dilansir Automotive News, akhir pekan lalu.
Penjualan SUV melonjak 59 persen di India dalam sembilan bulan pertama tahun fiskal 2012. Berbanding terbalik dengan MPV yang mengalami penurunan 0,3 persen. "Konsumen menilai, SUV memberikan perlindungan lebih baik kepada penggunanya saat digunakan di jalanan India," lanjut Rathore.
Renault berencana menjadikan India basis produksiDuster setir kanan untuk diekspor.



0 komentar:
Posting Komentar